Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Solok Hadirkan Pelita Demokrasi Edisi #6, Angkat Pemikiran Sutan Sjahrir tentang Demokrasi Berintegritas

1

Pelita Demokrasi (Penyampaian Literasi Tauladan Tokoh untuk Demokrasi) sebagai bagian dari upaya penguatan literasi demokrasi bagi masyarakat dan pemilih

Koto Baru — Bawaslu Kabupaten Solok kembali menghadirkan program Pelita Demokrasi (Penyampaian Literasi Tauladan Tokoh untuk Demokrasi) sebagai bagian dari upaya penguatan literasi demokrasi bagi masyarakat dan pemilih. Pada edisi keenam ini, Bawaslu Kabupaten Solok mengangkat pemikiran Sutan Sjahrir, Perdana Menteri Pertama Republik Indonesia sekaligus tokoh intelektual bangsa.

Dalam kutipan yang ditampilkan pada Pelita Demokrasi Edisi #6, Sutan Sjahrir menyampaikan: “Demokrasi hanya dapat berjalan di atas landasan kemanusiaan, akal sehat, dan kejujuran. Tanpa itu, politik hanyalah perebutan kekuasaan yang buta.”

Kutipan tersebut bersumber dari berbagai tulisan dan pemikiran Sutan Sjahrir mengenai demokrasi dan kebangsaan yang hingga saat ini masih relevan dengan dinamika kehidupan demokrasi Indonesia. Melalui pemikirannya, Sutan Sjahrir menegaskan bahwa demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai mekanisme politik atau perebutan kekuasaan semata, melainkan harus dibangun di atas nilai-nilai kemanusiaan, rasionalitas, dan kejujuran. Demokrasi yang kehilangan landasan moral dan etika akan berpotensi melahirkan praktik politik yang jauh dari kepentingan rakyat.

Dalam konteks demokrasi saat ini, pesan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk tetap mengedepankan akal sehat, etika, serta integritas dalam menyikapi berbagai dinamika politik dan informasi publik. Di tengah perkembangan teknologi informasi dan tingginya arus komunikasi digital, masyarakat dituntut untuk lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi agar tidak terjebak pada polarisasi maupun disinformasi yang dapat merusak kualitas demokrasi. 

Program Pelita Demokrasi yang diinisiasi oleh Bawaslu Kabupaten Solok merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memperkuat kesadaran demokrasi masyarakat melalui pendekatan literasi tokoh bangsa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi media edukasi yang mampu menanamkan nilai-nilai demokrasi yang berintegritas, berkeadaban, dan berlandaskan semangat kebangsaan.

Bawaslu Kabupaten Solok terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat di wilayah Kabupaten Solok. Dengan memahami pemikiran para tokoh bangsa, diharapkan masyarakat dapat semakin aktif menjaga kedaulatan rakyat serta berpartisipasi dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat dan harmonis.

Credit of Humas