Bawaslu Kabupaten Solok ikuti Sosialisasi Cermin Monitoring dan Akuntabilitas Tugas (Cermat)
|
Bawaslu Kabupaten Solok mengikuti kegiatan sosialisasi penggunaan aplikasi CERMAT (Cermin Monitoring dan Akuntabilitas Tugas) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Bawaslu Provinsi Sumatera Barat dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni. Dalam arahannya, Alni mengingatkan jajaran komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota untuk mengikuti kegiatan dengan seksama agar memiliki pemahaman yang sama terkait penggunaan aplikasi CERMAT serta dapat menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Alni menyampaikan bahwa penggunaan CERMAT diharapkan dapat mendukung pengelolaan kinerja komisioner secara lebih tertib dan terukur. Melalui sistem tersebut, perencanaan, pencatatan kegiatan, realisasi kinerja, monitoring, evaluasi, hingga pelaporan dapat dilakukan secara terintegrasi.
CERMAT sendiri merupakan Sistem Monitoring Kinerja Pengawas Pemilu Terintegrasi yang dirancang untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, dan pelaporan kinerja pengawas pemilu secara efektif, akurat, akuntabel, dan real-time. Salah satu fitur utamanya adalah Logbook Kegiatan, yang digunakan untuk mencatat aktivitas komisioner/pengawas pemilu beserta informasi kegiatan, hasil atau output, tindak lanjut, serta bukti pendukung.
Dalam kegiatan tersebut juga dijelaskan alur penggunaan CERMAT, mulai dari pengelolaan Target Indikator Kinerja Utama (IKU), proses persetujuan target, penginputan realisasi IKU, hingga pencatatan aktivitas melalui Logbook Kegiatan. Dengan mekanisme tersebut, setiap aktivitas yang dilaksanakan dapat terdokumentasi dan dikaitkan dengan pencapaian kinerja yang telah direncanakan.
Pada pelaksanaan sosialisasi, ditemukan pula sejumlah kendala teknis pada akun komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota. Beberapa akun mengalami kendala akses sehingga belum dapat digunakan, sementara pada akun lainnya ditemukan ketidaksesuaian data, termasuk data divisi komisioner.
Kendala tersebut menjadi catatan dalam pelaksanaan sosialisasi. Berbagai permasalahan yang ditemukan akan dihimpun dan disampaikan sebagai bahan laporan kepada Bawaslu Republik Indonesia untuk mendapatkan tindak lanjut dan perbaikan sistem.
Bawaslu Kabupaten Solok mendukung penerapan CERMAT sebagai bagian dari upaya memperkuat tertib administrasi, dokumentasi aktivitas, monitoring kinerja, dan akuntabilitas pelaksanaan tugas komisioner.
Melalui pemanfaatan sistem secara optimal, CERMAT diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap pengelolaan kinerja yang lebih terintegrasi, akurat, terukur, dan dapat dipantau secara real-time