Bawaslu Kabupaten Solok Sosialisasikan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026 di UMMY Kota Solok
|
Kota Solok, 6 Juli 2026 – Bawaslu Kabupaten Solok melaksanakan Sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu (PHP) VI Tahun 2026 Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia di Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Kota Solok, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam mendorong partisipasi aktif kalangan akademisi, khususnya mahasiswa, dalam penguatan demokrasi dan penegakan hukum kepemiluan.
Kegiatan sosialisasi dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Solok, Gadis M, didampingi jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Solok yang terdiri dari Kasubbag Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Kasubbag Administrasi Yance Trisnawati, serta staf Suci Welia Purnama, M. Latif, dan Tomy Para Yudha.
Dalam penyampaiannya, Gadis M menjelaskan bahwa Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu (PHP) VI Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan argumentasi berbasis regulasi, serta memperluas wawasan mengenai sistem pengawasan dan penegakan hukum pemilu di Indonesia.
"Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam menjaga kualitas demokrasi. Melalui kompetisi ini, diharapkan lahir gagasan-gagasan inovatif dan konstruktif yang dapat memperkuat penegakan hukum pemilu serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengawasan partisipatif," ujar Gadis M.
Selain menyampaikan tujuan dan manfaat kompetisi, tim Bawaslu Kabupaten Solok juga memberikan informasi mengenai persyaratan peserta, mekanisme pendaftaran, tahapan seleksi, materi debat, hingga jadwal pelaksanaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026. Sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme dari sivitas akademika UMMY Kota Solok.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Solok berharap mahasiswa Universitas Mahaputra Muhammad Yamin Kota Solok dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berpartisipasi dalam kompetisi di tingkat nasional. Keikutsertaan mahasiswa tidak hanya menjadi ajang pengembangan kapasitas akademik, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata generasi muda dalam memperkuat demokrasi, meningkatkan budaya sadar hukum kepemiluan, dan mendukung terwujudnya Pemilu yang berintegritas.
Bawaslu Kabupaten Solok berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam membangun pengawasan partisipatif serta menumbuhkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda menuju Pemilu yang demokratis, jujur, dan adil.