Ngabuburit Pengawasan, "Mengadopsi Sistem Digital dalam Tata Kelola Pengawasan Pemilu"
|
Koto Baru - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Solok ikuti giat Ngabuburit Pengawasan dengan tema "Mengadopsi Sistem Digital dalam Tata Kelola Pengawasan Pemilu" yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dimana sebagai pemantik kali ini yakni Bawaslu Kota Sawahlunto dengan Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat (03/03/2026)
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari pegiat demokrasi, akademisi, mahasiswa, media, hingga masyarakat luas yang memiliki perhatian terhadap pengawasan.
Beldia Putra - Anggota Bawaslu Kabupaten Solok Mengadopsi sistem digital dalam tata kelola pengawasan pemilu merupakan langkah krusial Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Indonesia untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan kecepatan respons terhadap dugaan pelanggaran. Era digital menuntut transformasi pengawasan dari metode konvensional ke berbasis teknologi informasi guna menanggulangi tantangan disinformasi dan meningkatkan partisipasi publik”ujar Beldi
Adapun demikian kita juga dapat melihat bahwa manfaat digitalisasi pengawasan yakni Kecepatan dan Efisiensi: Pelaporan dugaan pelanggaran dilakukan secara real-time, mempercepat respons penindakan, Transparansi dan Akuntabilitas: Bukti-bukti digital meningkatkan kredibilitas laporan dan mengurangi manipulasi data, Pencegahan Lebih Baik: Melalui pengawasan partisipatif, potensi pelanggaran dapat dicegah lebih awal sebelum berkembang menjadi pelanggaran serius dan Partisipasi Publik: Aplikasi seperti 'Jarimu Awasi Pemilu' mempermudah masyarakat untuk terlibat aktif sebagai aktor pengawas demokrasi”pungkas Beldi
Lain hal dengan Manfaat, Sistem Digital ada tantangan dalam pengawasan digital yakni Kesenjangan Literasi Digital: Ketimpangan akses teknologi dan kemampuan penggunaan aplikasi di beberapa daerah, Infrastruktur Internet: Akses internet yang belum merata di seluruh wilayah Indonesia dapat menghambat pelaporan real-time, Keamanan Siber: Ancaman terhadap data pribadi pemilih dan potensi gangguan sistem pada aplikasi pengawasan dan Hoaks dan Disinformasi: Penyebaran berita bohong yang semakin marak di ruang digital menuntut pengawasan konten yang intensif.
Kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini diharapkan menjadi ruang dialog dan refleksi yang konstruktif antara Bawaslu dan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, sehingga hak pilih terlindungi dan kepercayaan publik terhadap hasil Pemilihan semakin meningkat dan berintegritas.
Credit of Humas