Lompat ke isi utama

Berita

PELITA DEMOKRASI #14: Adam Malik dan Kebebasan Berpendapat sebagai Pilar Demokrasi

1

PELITA DEMOKRASI (Penyampaian Literasi Tauladan Tokoh untuk Demokrasi) sebagai media edukasi kepada masyarakat mengenai nilai-nilai demokrasi melalui pemikiran para tokoh bangsa.

Kabupaten Solok – Bawaslu Kabupaten Solok kembali menghadirkan PELITA DEMOKRASI (Penyampaian Literasi Tauladan Tokoh untuk Demokrasi) sebagai media edukasi kepada masyarakat mengenai nilai-nilai demokrasi melalui pemikiran para tokoh bangsa. Pada edisi ke-14 ini, PELITA DEMOKRASI mengangkat sosok Adam Malik, Wakil Presiden Ketiga Republik Indonesia, tokoh diplomasi internasional, serta mantan Ketua Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Melalui kutipannya, Adam Malik menyampaikan pesan yang tetap relevan hingga saat ini: "Demokrasi hanya dapat tumbuh apabila ada kebebasan menyatakan pendapat. Pertahankanlah hak asasi kita demi masa depan yang berdaulat."

Kutipan tersebut mengandung makna bahwa kebebasan menyampaikan pendapat merupakan salah satu fondasi utama dalam kehidupan demokrasi. Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, kritik, maupun saran sebagai bentuk partisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun demikian, kebebasan tersebut juga harus dijalankan secara bertanggung jawab dengan tetap menghormati hak orang lain, menaati ketentuan hukum, serta menjaga persatuan bangsa.

Di tengah perkembangan teknologi informasi dan media digital, ruang untuk menyampaikan pendapat semakin terbuka luas. Kondisi ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal jalannya demokrasi. Di sisi lain, diperlukan kesadaran bersama agar kebebasan berekspresi tidak disalahgunakan untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan, ujaran kebencian, maupun konten yang berpotensi memecah belah persatuan.

Sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu Kabupaten Solok terus mendorong terbangunnya budaya demokrasi yang sehat melalui penguatan literasi demokrasi kepada masyarakat. Kebebasan berpendapat yang disertai tanggung jawab merupakan bagian penting dalam mewujudkan demokrasi yang berintegritas, berkeadilan, dan bermartabat.

Melalui PELITA DEMOKRASI, Bawaslu Kabupaten Solok berharap nilai-nilai perjuangan dan pemikiran para tokoh bangsa dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kualitas demokrasi, memperkuat partisipasi yang positif, serta bersama-sama mengawal kehidupan demokrasi Indonesia yang semakin dewasa.

Credit of Humas