Lompat ke isi utama

Berita

Pengelolaan Konten Media Sosial Bawaslu, Koordinasi dan Kolaborasi Terus di Perkuat

1

Koto Baru - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi pengelolaan konten media sosial antara tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota pasca pelaksanaan Pemilihan Umum.(13/03/2026)

Koto Baru - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi pengelolaan konten media sosial antara tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota pasca pelaksanaan Pemilihan Umum.(13/03/2026)

 Langkah ini dilakukan guna menjaga konsistensi informasi serta meningkatkan edukasi pengawasan partisipatif kepada masyarakat.

Dalam kegiatan koordinasi yang melibatkan pengelola media sosial dari berbagai tingkatan lembaga pengawas pemilu tersebut, Bawaslu menekankan pentingnya strategi komunikasi digital yang terintegrasi. Melalui kolaborasi ini, setiap tingkatan lembaga diharapkan dapat saling memperkuat penyebaran informasi mengenai tugas, fungsi, serta capaian pengawasan pemilu kepada publik.

Koordinasi ini juga membahas sejumlah strategi pengelolaan konten, mulai dari penyelarasan pesan kelembagaan, peningkatan kualitas visual dan narasi, hingga optimalisasi momentum isu-isu pengawasan yang relevan pasca pemilu. Dengan demikian, konten yang dipublikasikan oleh Bawaslu pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota tetap memiliki arah komunikasi yang sama namun tetap kontekstual dengan kondisi daerah masing-masing.

Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang berbagi praktik baik (best practice) dalam pengelolaan media sosial antar daerah. Beberapa daerah dinilai berhasil memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan jangkauan informasi dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.

Bawaslu menilai media sosial memiliki peran strategis dalam memperkuat transparansi lembaga serta membangun kedekatan dengan masyarakat. Oleh karena itu, pasca pemilu, pengelolaan konten tidak hanya berfokus pada tahapan pemilu, tetapi juga pada edukasi demokrasi, penguatan pengawasan partisipatif, serta penyampaian informasi kelembagaan secara berkelanjutan.

Melalui koordinasi dan kolaborasi ini, Bawaslu berharap ekosistem komunikasi digital lembaga semakin solid dan mampu menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, serta mudah diakses oleh masyarakat luas. Sinergi antar tingkatan lembaga juga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pengawasan pemilu di Indonesia.

Credit of Humas