Bawaslu dan Polres Solok Bersinergi: Konsolidasi Besar demi Amankan Stabilitas Demokrasi
|
AROSUKA – Dinamika politik yang terus berkembang menuntut kesiapan ekstra dari penyelenggara dan pengaman pemilu. Menjawab tantangan tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Solok menggelar pertemuan strategis bersama Kepolisian Resor (Polres) Solok dalam tajuk "Konsolidasi Demokrasi: Menjaga Stabilitas Keamanan dan Integritas Pemilu Masa Depan", Rabu (29/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Polres Solok bertujuan untuk menyelaraskan persepsi dalam menghadapi potensi kerawanan politik serta memastikan seluruh tahapan demokrasi di masa mendatang berjalan jujur, adil, dan kondusif.
Agung Prananjaya – Kapolres Solok menekankan bahwa pengawasan pemilu tidak dapat berdiri sendiri. Menurutnya, stabilitas keamanan adalah prasyarat utama agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya tanpa rasa takut.
Senada dengan itu, Titony Tanjung – Ketua Bawaslu Kabupaten Solok sampaikan "Kami melakukan konsolidasi ini untuk memetakan titik-titik rawan, mulai dari pelanggaran administrasi hingga potensi konflik horizontal. Sinergi dengan Polres Solok memastikan bahwa setiap pelanggaran demokrasi memiliki konsekuensi hukum yang tegas dan terukur," ujar Titony.
Di sisi lain, Kapolres Solok menegaskan komitmen jajarannya dalam mengawal kedaulatan rakyat. Kepolisian akan mengedepankan fungsi intelijen dan pembinaan masyarakat (Binmas) sebagai upaya pencegahan dini.
"Fokus kami adalah menjadi penengah yang netral. Melalui konsolidasi ini, kami memperkuat Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) agar setiap laporan pelanggaran dapat diproses dengan cepat sehingga tidak memicu gangguan keamanan di tengah masyarakat," tegas Kapolres Solok. Kapolres Solok menambahkan bahwa pihak kepolisian siap memberikan dukungan penuh (full support) kepada Bawaslu dalam setiap tahapan pengawasan guna terciptanya iklim demokrasi yang sehat di wilayah Kabupaten Solok
Dengan konsolidasi yang dilakukan lebih awal ini, Bawaslu dan Polres Solok optimis bahwa Kabupaten Solok akan menjadi barometer daerah dengan indeks kerawanan pemilu yang rendah dan kualitas demokrasi yang tinggi di masa yang akan datang.
Credit of Humas