Lompat ke isi utama

Berita

Pelita Demokrasi, Ki Bagus Hadikusumo : Negara dikepalai oleh Seorang Pemimpin yang tidak Turun-Temurun dan Dimufakati oleh Rakyat

1

PELITA DEMOKRASI kembali menghadirkan pemikiran tokoh bangsa yang memiliki peran dalam perjalanan sejarah pembentukan Indonesia. Pada edisi ke-27, sosok yang diangkat adalah Ki Bagus Hadikusumo, tokoh pergerakan dan anggota BPUPKI serta PPKI.

Dalam proses mempersiapkan Indonesia sebagai negara merdeka, para anggota BPUPKI membahas berbagai persoalan mendasar, mulai dari dasar negara, bentuk negara, hingga sistem pemerintahan. Ki Bagus Hadikusumo menjadi salah satu tokoh yang turut menyampaikan pandangannya dalam rangkaian pembahasan tersebut.

Salah satu gagasan yang disampaikan Ki Bagus berkaitan dengan hubungan antara pemimpin, rakyat, dan pemerintahan. Dalam risalah persidangan yang dihimpun Mohammad Yamin, tercatat pandangannya: “Negara dikepalai oleh seorang pemimpin yang tidak turun-temurun dan dimufakati oleh rakyat, dengan pemerintahan yang berdasarkan rakyat dan permusyawaratan.”

Pernyataan tersebut memperlihatkan perhatian Ki Bagus terhadap rakyat dan permusyawaratan sebagai bagian dari kehidupan bernegara. Dalam konteks pembahasan BPUPKI, gagasan mengenai bentuk pemerintahan dan dasar negara memang menjadi bagian penting dari proses perumusan Indonesia merdeka. Pemikiran tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan panjang perumusan konstitusi Indonesia. Ki Bagus tercatat terlibat dalam BPUPKI dan PPKI, termasuk dalam pembahasan yang berkaitan dengan dasar negara dan Undang-Undang Dasar.

Dari sejarah tersebut, kita dapat melihat bahwa gagasan mengenai kedaulatan rakyat dan permusyawaratan bukanlah sesuatu yang muncul belakangan. Konsep tersebut telah menjadi bagian dari perdebatan para tokoh bangsa ketika mencari bentuk negara yang sesuai bagi Indonesia. Melalui PELITA DEMOKRASI, Bawaslu Kabupaten Solok mengajak masyarakat untuk mengenal kembali gagasan para tokoh bangsa sekaligus menjadikan sejarah sebagai bahan refleksi dalam memahami kehidupan demokrasi.

Mari terus nyalakan “Pelita” ini untuk mengawal demokrasi yang berintegritas, berkeadilan, dan memperkokoh persatuan bangsa. ✨